WARTALINTASBATAS.MY.ID, MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyerukan pentingnya mengakhiri polarisasi politik pasca kontestasi dalam momentum Halal Bihalal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan yang digelar di Aula Asrama Haji Medan, Sabtu (4/4/2026). Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Rico menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat sinergi demi percepatan pembangunan Kota Medan.
Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh penting, mulai dari Anggota DPD RI KH Muhammad Nuh, Ketua DPW PKS Sumatera Utara Andi Pramata, hingga sejumlah pimpinan legislatif daerah. Kehadiran lintas elemen ini menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara pemerintah, partai politik, dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan dinamika demokrasi yang tidak bisa dihindari. Namun, ia mengingatkan bahwa seluruh pihak memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. “Kontestasi sudah selesai. Tidak ada lagi sekat. Saatnya kita bersatu dan bekerja untuk rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rico menyoroti bahwa pembangunan Kota Medan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi nyata dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk partai politik yang memiliki basis kader dan jaringan kuat di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi PKS sebagai partai yang dikenal dengan militansi kader dan konsistensi dalam pelayanan publik.
Tak hanya itu, Rico Waas turut menyinggung tantangan era digital yang semakin masif, khususnya terkait ketergantungan masyarakat terhadap teknologi. Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus tetap diimbangi dengan penguatan nilai-nilai agama, norma, dan etika agar tidak menggerus jati diri bangsa. “Teknologi boleh maju, tapi nilai moral tidak boleh mundur,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Rico berharap sinergi antara Pemerintah Kota Medan dan PKS dapat diwujudkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar seremonial. Ia menegaskan bahwa setiap jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada rakyat tetapi juga kepada Tuhan. Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menerima cenderamata dari pengurus DPD PKS Kota Medan sebagai simbol penghormatan dan kebersamaan. (WLB/ REL)










LEAVE A REPLY